Sosialisasi Program Hibah Air Minum Menuju Akses Aman TA 2021

By bidang_epw 19 Mar 2021, 20:31:01 WIB EPW

Berita Terkait

Berita Populer

Sosialisasi Program Hibah Air Minum Menuju Akses Aman TA 2021

Untuk menjaring peminatan desa pada Program Hibah Insentif Desa Menuju Akses Air Minum Aman (MAMA) di Kabupaten Purworejo pada TA 2021, pada hari Jum'at, tanggal 05 Maret 2021, Bappeda kabupaten Purworejo melaksanakan Sosialisasi HID MAMA secara zoom meeting. Acara sosialisasi diikuti oleh unsur dari Dinperkimtan, Dinas Kesehatan, Dinpermades, PDAM Tirta Perwitasari, DC/Co DC/FS/FM Pamsimas serta pihak Pemerintah Desa Prumben, Jono, Tridadi, Jetis, Bleber, Karangrejo dan Kuwurejo.

Program Hibah Insentif Desa Menunju Air Minum Aman (HID MAMA) merupakan program hibah dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR. Program ini merupakan pilot project menuju air minum aman. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas air menuju air minum aman untuk desa dengan pelayanan 100% akses air minum. Output yang diharapkan dari pelaksanaan Program tersebut adalah bertambahnya jumlah desa dengan akses air minum aman dan terdapatnya tambahan desa dengan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) yang disusun berdasarkan inspeksi Kesehatan Ligkungan (KL) dari Puskesmas terkait.

Kegiatan yang dapat dibiayai melalui Program HID MAMA yaitu Rencana Kerja Masyarakat (RKM) HID menuju Air Minum Aman; peningkatan kualitas layanan air minum aman melalui peningkatan kapasitas pengelola; perlindungan lingkungan dan sumber air dan peningkatan SPAM dan sanitasi yang telah dibangun Pamsimas sebelumnya. Sedangkan kegiatan yang tidak dapat dibiayai melalui Program HID MAMA yaitu biaya sewa atau pembangunan pos/sekretariat/kantor bagi KKM/KP-SPAM; pengadaan atau pembebasan lahan yang dipakai untuk pembangunan atau penempatan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi; pengadaan barang inventaris bagi KKM maupun KP-SPAM yang tidak terkait langsung dengan peningkatan layanan air minum dan sanitasi.

Adapun isi dari RKM HID MAMA nantinya yaitu optimalisasi SPAM (penambahan peralatan desinfeksi, pengolahan kekeruhan, pengolahan Besi (Fe) dan Mangan (Mn); optimalisasi perpipaan, optimalisasi reservoir dan uji kualitas air pasca konstruksi). Selain itu ada kegiatan pelatihan tingkat masyarakat (pelatihan konstruksi, pelatihan administrasi keuangan dan pembukuan dan pelatihan operasional dan pemeliharaan untuk KP-SPAM); Perlindungan Daerah Tangkapan Air (PDTA) dan Sambungan Rumah untuk MBR.

Adapun kriteria desa sasaran yang bisa mengusulkan Program HID MAMA yaitu : a). Merupakan desa Pamsimas yang sudah beroperasi minimal selama 1 tahun terhitung pada saat dilakukan seleksi desa; b). Desa tersebut bukan termasuk dalam desa penerima Program HID dan HAMP pada tahun diusulkan; c). Desa yang akses air minum layaknya sudah 100%; d). Desa dengan kualitas air belum memenuhi Permenkes No. 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum untuk parameter fisika, biologi dan kimia; e) SPAM berfungsi dengan baik; f). Telah menerapkan iuran yang memenuhi biaya operasional dan pemeliharaan serta bersedia meningkatkan kualitas pelayanan SPAM secara berkelanjutan, dibuktikan dengan surat pernyataan KP-SPAMs dan disahkan oleh Pemerintah Desa.

Tahapan dalam penetapan Desa HID MAMA yaitu verifikasi administrasi dari SIM Modul 7.3 (desa keberlanjutan); verifikasi kriteria desa sasaran; daftar shortlist desa sasaran; nota dinas Direktur Air Minum ke Ditjen Cipta Karya dan Penetapan desa sasaran. Sedangkan dalam evaluasi desa sasaran beberapa hal yang mendapat perhatian khusus diantaranya substansi umum RKM, kelayakan RKM dan evaluasi kewajaran harga.

Pada akhir sosialisasi, disampaikan bagi desa yang berminat mengikuti program HID MAMA agar segera mengumpulan Surat Pernyataan Minat HID MAMA dan mengisi Quesioner sampai batas waktu pukul 15.00 WIB. Bagi desa yang tidak mengumpulkan dianggap tidak berminat dan mengudurkan diri. (/fse)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment