Get Adobe Flash player
Minggu, 17 Desember 2017
Dokumen dan Kegiatan
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini6
mod_vvisit_counterkemarin41
mod_vvisit_counterminggu ini6
mod_vvisit_counterbulan ini468

Indek Pembangunan Manusia (IPM)

Salah satu ukuran kualitas yang dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pembangunan manusia yang telah berhasil dicapai adalah dengan Human Development Index (HDI) atau Indek Pembangunan Manusia (IPM). Untuk beberapa tahun terakhir capaian IPM Kabupaten Purworejo cukup positif artinya ada perkembangan ke tataran lebih baik.

IPM Kabupaten Purworejo dari tahun 2005-2009 cenderung meningkat yaitu berturut-turut 69,10; 70,22; 70,68; 71,29 dan 71,88. Jika dibandingkan dengan provinsi maka IPM Kabupaten Purworejo masih berada di bawah IPM Provinsi Jawa Tengah. Provinsi Jawa Tengah pada Tahun 2009 mencapai nilai IPM 72,1 atau 0,22 lebih tinggi dari IPM Kabupaten Purworejo. Namun demikian jika dibandingkan dengan 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah, maka Kabupaten Purworejo memiliki peringkat yang relative bagus yaitu dari tahun 2005-2009 berturut-turut rangking 20, 17, 18, 18 dan 17.

Gambar 2.4. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purworejo dan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005 - 2009

Sumber: Indek Pembangunan Manusia, BPS, 2010


Komponen pembentuk indikator IPM ada 4 yaitu: Angka Harapan Hidup, Angka Melek Huruf, Lama Sekolah serta Pengeluaran per Kapita. Angka harapan hidup adalah perkiraan lama hidup rata-rata penduduk dengan asumsi tidak ada perubahan pola mortalitas (kematian) menurut umur. Angka ini adalah angka pendekatan yang menunjukan kemampuan untuk bertahan hidup lebih lama. Standar UNDP besarnya adalah 25 < x > 85 (minimal 25 tahun dan maksimal 85 tahun). Pada tahun 2005 angka harapan hidup di Kabupaten Purworejo adalah 68,9 tahun meningkat menjadi 70,27 tahun di tahun 2009.

Gambar 2.5. Indikator Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Purworejo dan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2005-2009


Sumber: Indeks Pembangunan Manusia, BPS, 2009.

Angka melek huruf adalah proporsi penduduk berusia 15 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis dalam huruf latin ata lainnya. Standar UNDP minimal 0% dan maksimal 100%. Pada tahun 2005 angka melek huruf di Kabupaten Purworejo mencapai 86,90% meningkat menjadi 89,78% di tahun 2009.

Rata-rata lama sekolah adalah rata-rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh penduduk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan formal yang pernah dijalani. Indikator ini dihitung dari variabel pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan tingkat pendidikan yang sedang diduduki. Standar UNDP adalah minimal 0 tahun dan maksimal 15 tahun. Pada tahun 2005 rata-rata lama sekolah di Kabupaten Purworejo adalah 7 tahun meningkat menjadi 7,7 tahun di tahun 2009.

Pengeluaran perkapita, PDRB riil perkapita yang telah disesuaikan untuk menggambarkan daya beli masyarakat. Standar UNDP maksimal Rp. 737.720,- yang merupakan proyeksi dari daya beli tertinggi yang dicapai Jakarta pada tahun 2018 dengan asumsi tingkat pertumbuhan daya beli sebesar 6,5% per tahun selama periode 1993-2018. Untuk Kabupaten Purworejo pengeluaran riil perkapita meningkat dari Rp. 623,000,- di tahun 2005 menjadi Rp. 633.610,- di tahun 2009.