Get Adobe Flash player
Minggu, 11 Desember 2016
Dokumen dan Kegiatan
Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini22
mod_vvisit_counterkemarin54
mod_vvisit_counterminggu ini414
mod_vvisit_counterbulan ini609

 

Secara geografis, Kabupaten Purworejo merupakan bagian dari Propinsi Jawa Tengah, yang terletak pada posisi antara 1090 47’ 28” - 1100 8’ 20” Bujur Timur dan 7o 32’ – 7o 54” Lintang Selatan. Luas daerah adalah 1.034,82 km2 yang terdiri dari + 2/5 daerah dataran dan 3/5 daerah pegunungan dengan batas-batas wilayah adalah :

Sebelah utara

:

Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang

Sebelah timur

:

Kabupaten Kulon Progo Propinsi DIY

Sebelah selatan

:

Samudra Indonesia

Sebelah barat

:

Kabupaten Kebumen

Secara administratif, Kabupaten Purworejo meliputi 16 kecamatan yang terdiri dari 469 desa dan 25 kelurahan. Dari enam belas kecamatan di Kabupaten Purworejo, kecamatan terjauh adalah Kecamatan Bruno dengan jarak 35 km dari pusat kota, dan kecamatan terdekat dari Purworejo adalah Kecamatan Banyuurip dengan jarak dari pusat kota 4 km. Seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo telah terjangkau angkutan umum.

Adapun jumlah desa dan luas menurut kecamatan adalah sebagai berikut :

Tabel 2.1. Jumlah Desa dan Luas Kecamatan

No.

Kecamatan

Jml Desa

Luas Wilayah (Km2)

1.

Grabag

32

64,92

2.

Ngombol

57

55,27

3.

Purwodadi

40

53,96

4.

Bagelen

17

63,76

5.

Kaligesing

21

74,73

6.

Purworejo

25

52,72

7.

Banyuurip

27

45,08

8.

Bayan

26

43,21

9.

Kutoarjo

27

37,59

10.

Butuh

41

46,08

11.

Pituruh

49

77,42

12.

Kemiri

40

92,05

13.

Bruno

18

108,43

14.

Gebang

25

71,86

15.

Loano

21

53,65

16.

Bener

28

94,08

Jumlah

494

1.034,82

Sumber Data : Purworejo Dalam Angka Tahun 2009

Keadaan rupa bumi (topografi) daerah Kabupaten Purworejo secara umum dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Bagian selatan merupakan daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0 – 25 meter di atas permukaan air laut.

2. Bagian utara merupakan daerah berbukit-bukit dengan ketinggian antara 25 – 1050 meter di atas permukaan air laut.

Sedangkan kemiringan lereng atau kelerengan di Kabupaten Purworejo dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Kemiringan 0 – 2% meliputi bagian selatan dan tengah wilayah Kabupaten Purworejo,

2. Kemiringan 2 – 15% meliputi sebagian Kecamatan Kemiri, Bruno, Bener, Loano, dan Bagelen,

3. Kemiringan 15 – 40% meliputi bagian utara dan timur wilayah Kabupaten Purworejo,

4. Kemiringan > 40% meliputi sebagian Kecamatan Bagelen, Kaligesing, Loano, Gebang, Bruno, Kemiri, dan Pituruh.

Jenis tanah di Kabupaten Purworejo terdiri dari tanah konsosiasi alluvial hidromorf; konsosiasi alluvial kelabu;Asosiasi gley humus dan alluvial kelabu;komplek latosol coklat tua,latosol coklat kemerahan dan litosol; Asosiasi latosol coklat kemerahan dan latosol coklat tua ; komplek latosol merah kuning,latosol coklat tua dan litosol; konsosiasi regosol coklat; konsosiasi regosol kelabu. Posisi ketinggian Kabupaten Purworejo berkisar antara 0 meter sampai 325 meter diatas permukaan laut.

Secara umum Kabupaten Purworejo mempunyai iklim tropis dengan dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau yang datang setiap enam bulan silih berganti. Suhu rata-rata 200C – 320C. Sedangkan kelembaban rata-rata antara 70 – 90% dengan curah hujan tertinggi pada bulan Desember sebesar 9.291 mm, diikuti bulan Januari sebesar 7.849 mm.