Home
Click on the slide!

Sambutan Ka. Bappeda

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Purworejo

Lanjut...
Click on the slide!

Simposium Nasional

Simposium Nasional

Purworejo-Bappeda (15/06): Simposium Nasional menuju Purworejo DINAMIS dan KREATIF merupakan wadah atau forum pertemuan putra-putri Purworejo yang bertujuan untuk mendiskusikan permasalahan dan gagasan pembangunaan Kabupaten Purworejo di waktu sekarang dan yang akan datang dalam menuju Purworejo yang Dinamis dan Kreatif.

Lanjut...
Click on the slide!

Tujuh Permasalahan Mendesak 2011

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Purworejo tahun 2010 disamping melibatkan delegasi SKPD, perguruan tinggi, LSM, asosiasi profesi dan dunia usaha, ormas dan pemuda, juga melibatkan para bakal calon bupati dan wakil bupati. Para delegasi tersebut selanjutnya membahas berbagai rencana pembangunan dan persoalannya. Musrenbang dibuka oleh Wakil Bupati Purworejo Drs H Mahsun Zain, belum lama ini.

Lanjut...
Click on the slide!

RPJPD 2005-2025 Acuan Visi Misi Calon Bupati 2010-2015

Untuk melengkapi materi Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Purworejo 2005-2025, Bapeda Kabupaten Purworejo menjaring aspirasi masyarakat. Acara yang dikemas dengan nama “Focussed Group Discussion (FPD)”, Selasa (8/12), diikuti berbagai elemen masyarakat, bertempat di gedung pertemuan CV Jati Indah.

Lanjut...
Click on the slide!

Sanitasi Di Purworejo Pada Tingkat Memprihatinkan

Begitu burukya kondisi sanitasi di Indonesia. Bila dilihat dari segi penganggaran,  menunjukkan bahwa penanganan sanitasi belum mendapat perhatian pemerintah. Kondisi sanitasi yang sedemikian jauh tertinggal, memerlukan upaya terobosan yang bukan hanya business as usual saja.

Lanjut...

PostHeaderIcon Sanitasi Di Purworejo Pada Tingkat Memprihatinkan

Begitu burukya kondisi sanitasi di Indonesia. Bila dilihat dari segi penganggaran,  menunjukkan bahwa penanganan sanitasi belum mendapat perhatian pemerintah. Kondisi sanitasi yang sedemikian jauh tertinggal, memerlukan upaya terobosan yang bukan hanya business as usual saja.

Melihat fakta  tersebut, salah satu upaya menangani pembangunan sanitasi, pemerintah mencanangkan program nasional Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP). Progam ini akan dilaksanakan secara bertahap tahun 2009-2014.  Kabupaten Purworejo  merupakan salah satu pelaksana program dari 49 kabupaten/kota di Indonesia 2010-2014, bersama-sama 7 kabupaten/ kota di Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Siti Rahayu dari Kementerian Kesehatan RI, dalam acara  sosialisasi program nasional Percepatapatan Pembangunan Sanitasi Permukiman, Senin (22/3), di aula Bappeda. Disamping Siti Rahayu, hadir sebagai nara sumber antara lain, Candra Rudianto (Kementrian Kesehatan), Yudi (Bapenas), pejabat dari Bappeda Prop Jateng. Sosialisasi diikuti sekitar 75 orang dari dinas instansi terkait, perguruan tinggi, LSM, ormas, camat dan kepala kelurahan se Kabupaten Purworejo.
Dikemukakan oleh Siti Rahayu, bahwa akses sanitasi penduduk Indonesia masih sangat rendah, diperkirakan 70 juta penduduk masih melakukan buang air besar sembarangan. Sampah tidak dikelola dengan baik, 98% tempat pembuangan sampah dioperasikan secara open dumping. Kualitas lingkungan amat buruk, sekitar 14.000 ton tinja dan 176.000 meter kubik urine, terbuang setiap hari ke badan air, tanah, danau dan pantai. 75% sungai tercemar berat, dan 80% air tanah tercemar limbah manusia.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bappeda Kabupaten Purworejo Medi Priyono SH MM dalam paparannya mengatakan bahwa kondisi sanitasi di Kabupaten Purworejo pada tingkat yang memprihatinkan. Ia mengambil contoh kondisi lingkungan di komplek perumahan, limbah keluarga dimungkinkan sudah mencemari sumber air minum. Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, yang semestinya sudah menjadi tempat pengelolaan sampah masih dikelola secara terbuka.
Berdasarkan sumber data dari kantor Pusat Stitistik kabupaten Purworejo, dengan jumlah penduduk 780.394 jiwa, menghasilkan tinja 7.803, 94 kg per hari, atau 2.848,4 ton per tahun. Angka ini dengan asumsi per orang menghasilan 10 gram tinja per hari.  Sampah yang dihasilkan sekitar 1.950,98 ton per hari, atau 702.352,8 ton per tahun. Dengan asumsi timbunan sampah 2,5 kg perhari per orang.

 

 

PostHeaderIcon Arsip berita

Wednesday, 16. June 2010
Wednesday, 05. May 2010
Sunday, 13. September 2009
Tuesday, 20. December 2005
Monday, 19. December 2005
22:49 - SOTK
22:44 - Tupoksi
Kamis, 09 September 2010
Polling

Bagaimana kontent web ini?

Sangat menarik
Menarik
Cukup menarik
Biasa
lebih ditingkatkan

Current Results

Jumlah Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini71
mod_vvisit_counterkemarin52
mod_vvisit_counterminggu ini173
mod_vvisit_counterbulan ini478